deposito atau tabungan

Mungkin diantara pembaca masih ada yang merasa bingung, apakah sebaiknya dana yang dimiliki itu ditabung atau di depositokan. Maka pertama mari tentukan kebutuhan yang kita inginkan ketika memutuskan untuk menabung.

Perbedaan utama antara tabungan biasa dengan deposito adalah, deposito memiliki nilai bunga yang lebih tinggi daripada tabungan biasa. Namun Deposito tidak bisa diambil jika belum memenuhi tenor yang disepakati, sementara tabungan biasa memiliki fleksibilitas dan bisa diambil kapanpun.

Dengan jangka waktu tertentu tersebut kita bisa menjadi lebih disiplin dan tidak tergoda untuk mengambil tabungan tersebut. Oleh karenanya, deposito sangat cocok untuk mengatur keuangan untuk kebutuhan jangka menengah dan panjang.

Deposito bisa dikategorikan sebagai bentuk investasi, karena sifatnya yang tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu. Deposito memiliki resiko kecil, Produk keuangan ini dapat dijadikan pilihan bagi mereka yang ingin dananya lebih aman. Deposito memiliki banyak manfaat, selain tentunya keuangan akan lebih tertata dengan baik untuk kehidupan di masa mendatang.

Deposito adalah Investasi yang Aman

Ketika kita memilih mendepositokan sejumlah uang, maka uang kita tersebut akan terproteksi oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Jadi ketika terjadi kondisi yang tidak di inginkan seperti Banknya tutup atau bangkrut maka dana yang disimpan akan tetap aman dan dapat kita miliki kembali. Saat ini LPS menjamin dana sampai 2 miliar rupiah dengan suku bunga maksimal sebesar 7,5%.

Jika dibandingkan dengan investasi seperti Saham atau obligasi, maka investasi Deposito ini tentu lebih aman. Kita tidak perlu takut nilainya akan tergerus karena pergerakan saham yang fluktuatif.

Nah jika kita menyiapkan dana untuk jangka menengah dan panjang, daripada disimpan di tabungan biasa maka lebih baik disimpan sebagai deposito. Kita bisa memanfaatkan pendapatan per tenor yang bisa kita ambil secara tunai ataupun di tranfser kembali ke rekening yang kita miliki. Deposito merupakan bentuk investasi pasif yang menjanjikan keuntungan yang cukup signifikan.

Nah itulah beberapa hal yang bisa anda pertimbangkan ketika akan memutuskan akan memilih menabung biasa atau akan mendepositokan uang yang dimiliki. Semoga membantu.